Cara Memimpin Dan Memotivasi Karyawan

  • Post author:
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:5 mins read
You are currently viewing Cara Memimpin Dan Memotivasi Karyawan

Memimpin dan memotivasi karyawan

M O T I V A S I MOTIVASI ADALAH SIFAT YANG DIMILIKI SESEORANG TERKAIT DENGAN KEPUASAN KERJA (JOB SATISFACTION) DAN SEMANGAT KERJA (MORALE). Ø  TERMOTIVASI Ø  KINERJA MENINGKAT Ø  TIDAK TERMOTIVASI Ø   KINERJA TETAP ATAU MENURUN TEORI MOTIVASI Ø  Teori Motivasi Klasik

,Pekerja termotivasi semata-mata oleh uang. Dikemukakan oleh Frederick Taylor Dikenal sebagai manajemen ilmiah (scientific management) Menghasilkan penelitian waktu dan gerakan (time and motion studies) Tehnik rekayasa industri bagi efisiensi pekerjaan di perusahaan      Ø  Teori Perilaku

, Produktivitas akan meningkat apabila karyawan diberi perhatian khusus Oleh para peneliti Harvard Para manajer disarankan untuk lebih banyak memperhatikan karyawannya    Ø  Teori Hierarki Kebutuhan Maslow

, Teori motivasi yang mengklasifikasi-kan lima tingkat kebutuhan manusia Dikemukakan oleh Abraham Maslow Kebutuhan yang lebih rendah dari hierarki harus dipenuhi dahulu sebelum kebutuhan pada tingkat yang lebih tinggi. Setiap orang memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda dan termotivasi oleh hal-hal yang berbeda pula.. Ø  Teori X, Teori Y, dan Teori Z

, Teori X menyatakan bahwa orang-orang pada dasarnya malas dan tidak mau bekerja sama. Karenanya mereka harus dihukum atau diberi imbalan agar menjadi produktif

Teori Y  menyatakan bahwa orang-orang pada dasarnya energik, berorientasi ke perkembangan, memotivasi diri sendiri, dan tertarik untuk menjadi produktif  

Teori Z merupakan pendekatan kepemimpinan yang menekankan penyertaan karyawan pada semua tingkat dan memperlakukan mereka seperti keluarga

(gabungan terbaik teori X dan Y) Teori X dan teori Y => oleh Douglas McGregor Teori Z =>

oleh William Ouchi Ø  Teori Dua Faktor

, Kepuasan kerja ditentukan oleh dua faktor : hiegienis dan motivasi Dikemukakan oleh Frederick Herzberg Faktor higienis : kondisi tempat kerja F

aktor motivator : kesempatan untuk berprestasi dan penghargaan Ø  Teori Harapan

Baca juga:  Apa Itu Bentuk Perusahaan dan Tujuannya?

, Para pekerja melandasi usaha mereka dengan harapan akan kinerja mereka sendiri, harapan akan penghargaan untuk kinerja tersebut, dan nilai dari penghargaan itu. Orang termotivasi bekerja karena ingin mendapatkan imbalan yang mereka inginkan dan percaya mereka mempunyai peluang atau harapan yang masuk akal untuk dapat meraihnya.  Ø  Teori Keadilan

, Orang mengevaluasi perlakuan pemberi kerja terhadap mereka dibandingkan dengan perlakuan pemberi kerja terhadap orang-orang lain Perlakuan adil atau tidaknya akan dilihat dari analisa mereka atas input (waktu, usaha, pendidikan, pengalaman) dan output (gaji, fasilitas, pengakuan, keamanan). Bila merasa tidak diperlakukan secara adil maka suasana kerja akan menjadi tidak kondusif karena karyawan akan mengeluh, kurang semangat, meminta kenaikan gaji, atau meninggalkan pekerjaan mereka.

STRATEGI MEMOTIVASI KARYAWAN •         

Modifikasi Perilaku => penerapan sistematis atas penghargaan-penghargaan dan hukuman-hukuman (rewards and punishments) untuk mengubah perilaku karyawan •         

Menentukan Sasaran => Kegiatan kolaboratif, berkomunikasi, bertemu, menetapkan sasaran bersama-sama antara manager dan karyawan akan memberikan effek dimana karyawan merasa merupakan bagian penting dari tim/perusahaan dan menjadi kunci bagi meningkatkan kepuasan kerja dan motivasi karyawan •         

Partisipasi dan Pemberdayaan Karyawan => membuat karyawan lebih berkomitmen terhadap sasaran organisasi, karena mereka sendirilah yang membantu membentuknya •         

Program Pengayaan Pekerjaan => rotasi kerja ke berbagai posisi di dalam perusahaan yang sama akan mengembangkan peluang pertumbuhan untuk menambah satu atau lebih faktor motivasi bagi karyawan •         

Program Perancangan Ulang Pekerjaan => untuk mencapai kecocokan yang lebih memuaskan antara para pekerja dan pekerjaan mereka. Dapat memotivasi individu yang sangat menginginkan pertumbuhan karier atau prestasi

MEMBERIKAN VALUE KEPADA KARYAWAN

Pemimpin sejati harus dapat melahirkan bintang-bintang baru dengan mengkontribusi nilai (value) kepada karyawan dan organisasinya

Baca juga:  Cara Beretika Dalam Berbisnis

1.   Apresiasi

2.   Harapan dan Optimisme

3.   Beri Pengetahuan dan Cara-cara Baru

4.   Keteladan

5.   Inspirasi

Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan pengarang HSPNN. Tidak ada aktivitas dalam pembuatan konten ini.

Tinggalkan Balasan