Sejarah Awal Mula Kalkulator Blaise Pascal

  • Post author:
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:4 mins read
sejarah kalkulator blaise pascal

Pascal dan Mesin Penjumlah

Sejarah kalkulator

Blaise Pascal (1623-1662), seorang ahli matematika yang telah lama bekerja bersama ayahnya di kantor pajak dengan tugas mengisi angka-angka dalam kolom dan menjumlahkannya menjadi seorang wiraswasta berkat perkerjaan yang ditekuninya dengan membuat dan menjual 50 kalkulator mekanik sederhana. Alat hitung Pascal adalah digital hampir mirip dengan Abacus. Kalkulator tersebut menghasilkan hasil perhitungan yang tepat untuk penambahan dan pengurangan. Tiap digit dimasukan secara manual dengan memutar roda gigi yang sudah dimasukan. Proses pemutaran ini juga menghasilkan suatu operasi yang hasilnya dapat dilihat pada dislpay penyaji.

Leibniz dan Mesin Kalkulatornya

Pada abad ke-17, seorang ahli matematika asal Jerman Gottfried Wilhelm Von Leibniz (1646-1716) membuat desain kalkulatornya yang pertama untuk mengalikan dan membagi seperti halnya menjumlahkan dan pengurangan. Kalkulator ini sangat sedikit lebih efektif tetapi tidak dapat diandalkan.

Jacquard dan Alat Tenunnya

Pada abad ke-18, seni membuat pola dalam menenun menghasilkan temuan baru berbentuk “punched card” ( kartu berlubang ) yang digunakan oleh perancang komputer modern. Kartu tersebut disusun dalam dua kelompok, kelompok yang pertama menunjukan operasi yang dilakukan dan kelompok kedua menunjukan varian tertentu seperti warna dan pola.

Charles Babbage dan Difference Engginenya

Salah satu sumbangan penting terhadap perkembangan komputer diberikan oleh Charles Babbage (1792-1872), seorang ahli matematika asal inggris, “Difference Engine” yang dibuat oleh Babbage terbuat dari 6 roda pemutar yang dibuat dengan menggunakan “The Method of Difference” Hasil penyempurnaan selanjutnya berupa “Analytical Engine” yang merupakan dasar dari komputer modern. Mesin ini memiliki memori untuk menyimpan data, cara kerja mesin ini seperti “Central Processing Unit” saat ini tapi bekerja dengan menggunakan punch card. Meskipun kesulitan dana untuk mengembangkan mesin ini, sumbangan dari seorang ahli matematika muda bernama August Ada (1816-1885), anak seorang penyair bernama Lord Byron, telah membuat mesin ciptaannya diakui dunia. Ada juga menambahkan beberapa idenya mengenai teknik pemrograman dan mengoreksi kesalahan-kesalahan yang dibuat Babbage. Untuk upayanya dibidang pemrograman tersebut August Ada diakui sebagai programer pertama didunia. Sebelum tahun 1886, William Seward Burroughs (1855-1898) memperkenalkan mesin penjumlah mekanik pertama secara komersil dengan sukses. Jutaan produsen mobil terkenal Amerika, memesan bentuk khusus dengan menambahkan rak pada bagian bawahnya. Ketika Burroughs sedang membuat mesin penjumlah perkembangan penting lainnya terjadi di Amerika Serikat. Tahun 1880 dilakukan sensus dan tabulasi secara manual dari kata yang diambil 7 tahun. Karena populasi penduduk tumbuh sangat cepat, sehingga banyak data yang tidak masuk ke dalam sensus akibatnya perhitungan data sensus yang dilakukan sejak tahun 1890 tidak akan selesai dihitung sampai dengan tahun 1990.

Baca juga:  Cara Mudah Instal XAMPP di Windows

Dr. Herman Hollerith (1860-1929), seorang pegawai sensus ketika mengetahui masalah ini, mengembangkan mesin  tabulasi punched card (kartu berlubang) secara elektri mekanik pertama.

Hollerith mengambil langkah penting lainnya dengan menunjukan bahwa punched card dapat di “sortir” untuk menentukan berapa banyak orang yang memiliki anak lebih dari 2, atau anggota keluarga yang tidak dapat berbahasa Inggris. Dia membuat sebuah “sorting machine power” (mesin penyortir) dengan menggunakan tenaga listrik agar bekerja secara otomatis. Hasil dari kerja keras Hollerith adalah perhitungan tabulasi sensus pada tahun 1890. Dengan sistem tabulasi tersebut sensus dapat dilakukan hanya dalam waktu 3 tahun. Perkembangan selanjutnya Hollerith mendirikan perusahaan mesin tabulasi. Pada tahun 1914 Thomas J.Watson, Sr (1874-1956) bekerja sama dengan perusahaan ini. Periode pertama kerjasama ini kurang harmonis sehingga Hollerith diturunkan jabatannya pada tahun 1924 dan Watson sebagai presidennya. Perusahaan ini kemudian berubah nama menjadi International Business Machines Corporation (IBM) dan kartu Hollerith menjadi kartu IBM.

Rekomendasi Artikel

Tinggalkan Balasan