Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Keuangan

5+ Tips Berinvestasi Emas Logam Mulia 2025

×

5+ Tips Berinvestasi Emas Logam Mulia 2025

Sebarkan artikel ini
Panduan Investasi Logam Mulia untuk Keuntungan Maksimal
Sumber: www.freepik.com
Advertisement

Salah satu faktor yang memengaruhi naik turunnya harga emas adalah kondisi global, apakah sedang dalam ketidakpastian atau stabil. Investasi logam mulia merupakan salah satu instrumen yang paling digemari oleh masyarakat sebagai investor. Alasannya karena emas dianggap aman atau meaningless, bahkan bagi orang awam yang baru mulai berinvestasi. Investasi emas, khususnya dalam bentuk emas batangan atau yang sering disebut logam mulia, menjadi pilihan banyak investor.

Anda juga ingin berinvestasi logam mulia tapi masih bingung dengan kenaikan dan penurunan harganya? Ada baiknya simak tips berikut agar bisa meraih keuntungan dari investasi logam mulia.

Bagaimana Keuntungan dari Investasi Logam Mulia? Kenali 5 Penyebab Harga Emas Naik Turun

ada lima faktor yang membuat harga emas bisa naik turun, yaitu:

Advertisement

1. Ketidakpastiaan Kondisi Global

Faktor pertama penyebab naik turunnya harga emas adalah berbagai situasi yang terjadi seperti politik, ekonomi, krisis, resesi, atau perang. Mengapa begitu? Sebab, investor sering menganggap emas sebagai penyelamat saat kondisi ekonomi dan politik tidak stabil.

Tak ayal, saat terjadi krisis atau perang, biasanya harga emas akan melonjak naik. Sebagai contoh, ketegangan antara Amerika dan China beberapa waktu lalu, sempat mendorong kenaikan harga emas di pasar dunia.

Contoh lainnya, harga emas di pasar dunia pada awal pekan ini karena adanya kekhawatiran atas kebangkrutan perusahaan properti China, Evergrande terus mendorong pembelian ke aset protection, salah satunya emas.

Selain itu, saat bersamaan, kenaikan emas juga terjadi menjelang pertemuan Federal Reserve System yang dapat memberikan petunjuk tentang jadwal bank sentral untuk memotong stimulusnya terhadap ekonomi AS.

Saat minat investor meningkat dan mereka memburu emas sebagai bentuk perlindungan, harga emas pun ikut naik. Sebaliknya, kala situasi mulai adem, maka aset protection seperti emas akan kekurangan peminat. Ketika risk appetite investor meningkat, mereka mulai memburu aset-aset berisiko. Harga emas bisa jadi akan turun nantinya.

Baca juga:  Langkah Simpel Capai Finansial Sehat Saat sebelum Umur 30

Pada sebuah kesempatan, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengakui bahwa emas kerap menjadi pilihan investor di kala ketidakpastian ekonomi global saat ini. Setidaknya ada tiga alasan mengapa investor memilih emas saat ekonomi tidak menentu atau terjadi gejolak geopolitik. Pertama, emas mempertahankan nilainya meskipun terjadi inflasi atau deflasi.

Kedua, nilai emas tetap terjaga meski terjadi krisis ekonomi atau perang. Ketiga, permintaan akan emas tidak berkurang seiring dengan ketersediaan emas yang terbatas. Makanya tak perlu heran kalau pamor emas umumnya melejit ketika sedang krisis.

2. Penawaran dan Permintaan Emas

Hukum penawaran dan permintaan juga berlaku pada emas. Ketika permintaan emas melebihi penawaran, harga logam mulia yang digemari ibu rumah tangga ini akan naik. Sebaliknya, harganya akan turun apabila penawaran lebih besar daripada permintaannya.

Di sisi lain ketersediaan emas di dunia saat ini cukup terbatas.

3. Kebijakan Moneter

Kebijakan moneter yang diterapkan oleh Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) sangat memengaruhi harga emas. Saat The Fed menurunkan suku bunga, emas berpotensi naik harganya. Saat seperti itu, dolar menjadi tidak menarik sebagai pilihan investasi dan orang-orang cenderung menempatkan uangnya dalam bentuk emas. Begitu juga sebaliknya.

4. Inflasi

Inflasi adalah salah satu faktor utama yang membuat harga-harga barang semakin naik, hal ini juga berdampak pada harga emas. Semakin tinggi tingkat inflasi maka semakin mahal pula harga emas.

Masyarakat enggan menyimpan aset dalam bentuk uang yang mudah tergerus nilainya dan lebih memilih berinvestasi emas karena harganya cenderung stabil serta lebih aman saat inflasi terjadi. Karena semakin banyak peminat, harga emas pun akan meningkat.

5. Nilai tukar Dolar Amerika Serikat

Harga emas dalam negeri bergantung pada harga emas internasional yang dikonversi dari dolar AS ke rupiah. Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sangat mempengaruhi harga emas. Jika nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah, harga emas lokal akan langsung menguat atau meningkat. Sebaliknya, bila nilai tukar rupiah menguat, maka harga emas lokal cenderung turun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

apk vtube terbaru
Info

kemungkinan hari ini atau esok vtube 3.0 lahir, sesuai pengumuman resmi dari PT. Future View Tech bahwa vtube apk versi 3.0 rilis awal bulan April.